Tidak mudah
mengucapkan “Selamat Datang” ketika kita belum mengucapkan “Selamat Tinggal” .
Dua ribu lima
belas terlalu indah untuk dilewatkan.
Terbukti tanpa disadari, hari ini,
Januari dua ribu enam belaspun sudah menapaki tanggal tujuh.
Tundukkan
kepala, berdoa, sembari berharap semesta menguatkan doa-doa kita untuk
disampaikan kepada Yang Kuasa perihal rencana-rencana bahagia yang kita susun
rapi satu tahun ke depan ini.
Ikutkan rasa
ikhlas, karena mungkin ada beberapa doa yang nantinya Tuhan hapus, dan
digantikan dengan kenyataan yang jauh lebih indah dari rencana-rencana yang
sudah kita susun.
Teruntuk dua ribu lima belas,
Terima kasih untuk senyata-nyatanya kehidupan yang telah
terjadi.
Terlalu banyak kejutan yang Tuhan berikan, seakan-akan
Dia menyampaikan melalui semesta betapa Dia sangat mencintaiku.
Teruntuk dua ribu enam belas.
Bekerja samalah dengan baik, beriringanlah dengan
doa-doa, berkelutlah dengan semesta, untukku.
Selamat Datang.
0 komentar:
Posting Komentar