Jumat, 13 Desember 2013

Hujan dan Senja


Aku suka hujan,
tetapi aku tidak suka hujan di sore hari
iya aku suka hujan, tetapi aku mencintai senja
hujan di sore hari membuat harapanku melihat langit senja harus pupus
hujan lebih membuat sendu,
aku suka hujan ketika butuh ketenangan
ketika aku ingin bahagia, aku selalu menunggu senja datang
selalu kutitipkan cerita-cerita bahagiaku pada senja yang selalu aku tunggu
langit yang tadinya biru, membias dengan matahari menjadi orange
panasnya siang haripun berganti dengan bisikan angin yang menyejukkan
tidak terlalu membuatku kedinginan, tidak seperti angin malam
senja yang selalu aku tunggu, semoga datang esok hari
hujan yang juga aku tunggu, 
kamu bisa datang malam hari
membuat yang lelah bisa terlelap

Bahagia dari Tuhan


Tuhan punya cara sendiri untuk membuat kaumNya bahagia
Ia menjawab doa kaumNya dengan tiga cara,
Pertama, Ia akan mengabulkan doa kaumNya
kedua, Ia akan berkata "tidak" dan menggantinya dengan jawaban yang lebih baik
atau Ia akan mengabulkan doa kaumNya tetapi di waktu yang tepat

Terima kasih, Tuhan
untuk setiap kebahagiaan yang telah Engkau berikan,
dalam bentuk dan cara apapun

Pola ukur waktu sebenarnya tidak pernah berubah,
tetap enam puluh detik dalam semenit,
tetap enam puluh menit dalam satu jam,
tetap dua puluh empat jam dalam satu hari,
dan tetap dua belas bulan dalam setahun

Hanya saja, tetap terasa seakan-akan waktu cepat sekali berputar.

Teruntuk dua belas desember dua ribu tiga belas
hay, dua belas desember, kita bertemu lagi
Terima kasih untuk satu tahun proses pendewasaan yang begitu hebat.

dalam setahun, banyak perjuangan yang membuat aku menjadi sosok seperti ini.
Seperti bagaimana aku mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi,
dua puluh satu desember dua ribu dua belas, seminar proposal skripsi
dua puluh satu maret dua ribu dua belas, ujian skripsi
tiga puluh april dua ribu dua belas, yudisium,
dan satu juni dua ribu dua belas, wisuda

Bagaimana juga, aku berjuang meraih cita-citaku untuk bekerja

Dan Seperti juga, bagaimana aku berjuang untuk mempertahankan hubungan

Tuhan bekerja dengan caraNya yang luar biasa,
di waktu yang menurutNya tepat, kebahagiaan akan selalu Ia berikan

Terima kasih, Tuhan.
Semoga semesta mengaminkan semua doa-doa terbaik dari kedua orangtuaku, keluargaku, kekasihku, dan sahabat-sahabatku di dua belas desember dua ribu tiga belas, kemarin.

Hay, dua puluh tigaku,
selamat datang :)

Senin, 09 Desember 2013

Sebuah Tanya (Soe Hok Gie)



Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
Sambil membenarkan letak leher kemejaku
(Kabut tipis pun turun pelan pelan
di Lembah Kasih, Lembah Mandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin)
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap
Kau dekaplah lebih mesra, Lebih dekat
(lampu-lampu berkelipan di Jakarta yang sepi
Kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya
Kau dan aku berbicara
Tanpa kata, tanpa suara
Ketika malam yang basah menyelimuti Jakarta kita)
Apakah kau masih akan berkata
Kudengar derap jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta
(hari pun menjadi malam
Kulihat semuanya menjadi muram
Wajah-wajah yang tidak kita kenal berbicara
Dalam bahasa yang kita tidak mengerti
Seperti kabut pagi itu)
Manisku, aku akan jalan terus
Membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
Bersama hidup yang begitu biru
Cahaya bulan menusukku
Dengan ribuan pertanyaan
Yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu
Bagai letusan berapi
Membangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri
Mencari jawaban kegelisahan hati

Minggu, 08 Desember 2013

Tuhan Tidak Pernah Tidur


Tuhan Tidak Pernah Tidur
Ia mengetahui doa yang selalu hamba-Nya ucapkan walaupun hanya dalam hati

Tuhan Tidak Pernah Tidur
Ia mengetahui sedih yang tersembunyi dari balik senyum dan tawa hamba-Nya yang berusaha kuat

Tuhan Tidak Pernah Tidur
Ia mengetahui apa yang hamba-Nya sembunyikan dari kaumnya, sepintar apapun hamba-Nya menyembunyikannya

Tuhan Tidak Pernah Tidur
Ia mengetahui seberapa kuat hamba-Nya berusaha menghadapi ujian-Nya dan akan menambahkan kesabaran yang berlipat dan kebahagiaan yang berlipat untuk mengganti setiap detik kesedihannya

Tuhan Tidak Pernah Tidur
Ia mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya karena Dia, 
Tuhan yang Tidak Pernah Tidur

Kamis, 05 Desember 2013

Tuhan dan Kuasa-Nya


kamu tidak akan pernah benar-benar tahu bagaimana Tuhan bekerja melalui semesta-Nya
bagaimana Tuhan berkata iya kepada hati seseorang untuk kemudian menjadikannya jatuh cinta kepada kaumnya
bagaimana Tuhan menggerakkan semesta, bersama-sama menjadikan dua yang berbeda menjadi satu
bagaimana Tuhan mengirimkan kerikil-kerikil kecil atau bebatuan besar kepada mereka untuk menguji kekuatan kebersamaan mereka, dan untuk mengingatkan mereka untuk tidak jatuh cinta melebihi Dia yang menciptakan
bagaimana Tuhan membuat yang menjadi satu untuk berpisah, karena Tuhan juga punya cara untuk memberikan pengertian, apa itu sebuah kehilangan
bagaimana Tuhan membuat mereka yang kehilangan, belajar untuk mengerti bahwa Tuhan akan memberikan yang jauh lebih baik dari apa yang sebelumnya,
bukan untuk menggantikan, karena tidak akan pernah ada yang tergantikan

karena Tuhan bekerja begitu luar biasa
kadang yang nampak begitu baik untuk kita, bukan yang terbaik menurut Tuhan
begitu pula,
yang nampak begitu menyakitkan menurut kita, adalah yang terbaik menurut Tuhan

whatever happens, happens,
apapun yang terjadi, terjadilah,
karena Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk kita, di waktu yang menurutNya, tepat.

Kamis, 28 November 2013

I will love you, UNCONDITIONALLY


Oh no, did I get too close?
Oh, did I almost see what's really on the inside?
All your insecurities
All the dirty laundry
Never made me blink one time

Unconditional, unconditionally
I will love you unconditionally
There is no fear now
Let go and just be free
I will love you unconditionally
Come just as you are to me
Don't need apologies
Know that you are unworthy
I'll take your bad days with your good
Walk through this storm I would
I'd do it all because I love you, I love you

Unconditional, unconditionally
I will love you unconditionally
There is no fear now
Let go and just be free
I will love you unconditionally

So open up your heart and just let it begin
Open up your heart, and just let it begin
Open up your heart, and just let it begin
Open up your heart
Acceptance is the key to be
To be truly free
Will you do the same for me?

Unconditional, unconditionally
I will love you unconditionally
And there is no fear now
Let go and just be free
'Cause I will love you unconditionally (oh yeah)

I will love you
I will love you
I will love you unconditionally

Rabu, 27 November 2013

Waktu Merubahnya


Waktu akan membuat semua berubah

Pagi tidak selamanya akan menjadi pagi
karena matahari akan semakin meninggi dan merubah pagi menjadi siang

Hujan tak selamanya menjadi hujan
karena usai ia membasahi bumi, terkadang ia muncul dan berubah menjadi pelangi

Sneaker-sneaker usang mulai tertata rapi dan tak terpakai
tergantikan dengan wedges dan high heels,
karena peranan

Semua akan berubah
waktu akan membuat semua yang terbiasa menjadi tidak biasa dan memaksanya menjadi biasa
waktu juga akan membuat semua pola pikir, kebebasan, dan karakter berubah

begitu juga dengan hati.
bersiaplah, untuk perubahan yang mungkin tidak akan bisa ditangkap logika
tanyakan pada hatimu, apakah kamu siap ?

Rabu, 20 November 2013

Teruskanlah.


Pernahkah kau bicara. Tapi tak di dengar. Tak di anggap sama sekali..

Pernahkan kau tak salah. Tapi disalahkan. Tak diberi kesempatan

Kuhidup dengan siapa. Ku tak tahu kau siapa. Kau kekasihku tapi orang lain bagiku

Kau dengan dirimu saja. Kau dengan duniamu saja. 


Teruskan lah.. Teruskan lah. Kau begitu

Kau tak butuh diriku. Aku patung bagimu. Cinta bukan kebutuhanmu.


Teruskanlah . . teruskanlah, 
kau begitu.

Catatan Pinggir

"Di setiap masa nampaknya selalu ada saat yang tak mudah untuk berbicara, tapi tidak gampang untuk diam. Kita tidak tahu pasti bagaimana persisnya kata-kata akan diberi harga, dan apakah sebuah isyarat akan sampai. Di luar pintu, pada saat seperti ini, hanya ada mendung, atau hujan, atau kebisuan, mungkin ketidakacuhan. Semuanya teka-teki."
Goenawan Mohamad, Catatan Pinggir 

Selasa, 19 November 2013

Mengapa ?

Mungkin ingatan seseorang akan kenangan manis jauh lebih lemah dibandingkan ingatan seseorang dengan sesuatu yang pahit.
Seperti ingatan bagaimana pertama kali jatuh cinta, memperjuangkan, atau ingatan bahagia-bahagia lainnya.
Berbeda jika itu tentang sakit hati.
Manusia akan jauh lebih mengingat bagaimana rasanya disakiti. Bahkan setiap perlakuan-perlakuan yang menyakitkan jauh lebih jelas terekam dalam ingatan seseorang.
Adakah yang bisa menjelaskan mengapa hal itu terjadi ?
Atau mungkin, adakah yang bisa mematahkan kalimat-kalimat ini ?

Rabu, 13 November 2013

Selamat Hari Ayah, Pak.


Ketika aku men-scroll timeline twitterku, timeline ramai diantara mereka yang mengirimkan doa dan mengucapkan "Selamat Hari Ayah" yang ternyata jatuh pada tanggal 12 November.
Dengan cepat aku meraih handphoneku,
aku coba mengetik panjang sms kata-kata dan doa yang teramat manis,
tak lupa ucapan maaf karena belum bisa membuat bangga beliau.
Namun, ketika aku baca ulang,
aku malu membacanya,
kuurungkan niatku untuk mengirim sms panjang lebar,
aku hapus sebagian kata-katanya,
dan "Selamat Hari Ayah, Pak. semoga sehat selalu"
hanya kata-kata itu yang aku kirimkan.

Pasti jarang diantara kita yang mengetahui kalau hari Ayah jatuh pada tanggal 12 November
beda, dengan hari Ibu, yang selalu diagung-agungkan pada tanggal 22 Desember

ah, Bapak.
aku seketika rindu padamu.
sosok yang sangat sangat sangat dekat denganku.
satu-satunya pria yang tidak akan pernah membuatku menangis karena tersakiti.

Terima kasih, Pak,
Untuk keringatmu yang membuatku bisa menjadi Sarjana saat ini.
kepingan uang kau kumpulkan untuk melihatku menjadi Sarjana.
dan maaf, hingga saat ini,
tidak ada yang bisa membalas semua yang telah kau berikan padaku

Sakit rasanya, jika mengingat engkau tak sekuat yang dahulu,
apalagi setelah engkau pernah merasakan betapa tidak nikmatnya hidup di rumah sakit,
aku tau engkau mulai lemah, tapi hingga usiamu yang saat ini engkau masih berjuang untuk kami, istri dan anak-anakmu,

Guratan usia semakin nampak,
rambutmu pun semakin arang dan kian memutih
tapi tak sedetikpun engkau lewatkan tanpa mendampingi istri dan anak-anakmu,

Sehatkanlah beliau Tuhan.
Bahagiakanlah
dan berikan aku kesempatan untuk membalas semua yang telah beliau berikan

terima kasih, Pak
untuk tetap menjagaku, anak perempuan yang akan selalu engkau anggap anak kecil
untuk setiap doamu yang menghantarkanku hingga detik ini
untuk buliran-buliran keringat kerja kerasmu yang masih tetap engkau perjuangkan hingga detik ini
untuk setiap senyum dan tawa candamu,
untuk pesan-pesan singkat yang selalu engkau kirimkan ketika aku jauh, walau hanya kata-kata pengingat makan dan sholat
untuk kesetiaanmu menemaniku kemana saja aku butuhkan
untuk cinta yang luar biasa untukku

Selamat Hari Ayah, Pak,
lelaki terhebatku
aku menyayangimu, walaupun aku tak pernah mengatakannya.

Sabtu, 09 November 2013

Cinta dengan Titik ( by @benzbara )




Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti embun hinggap di tepian daun dan tanah yang sabar menyambutnya jatuh, tapi aku ingin melupakanmu.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti mata yang berkedip menyambut pagi dan daun jendela yang mengintip matahari, tapi aku ingin melupakanmu.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti gerimis pada jendela dan uap nafasmu menulis nama kita, tapi aku ingin melupakanmu.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti waktu yang tak pernah berhenti dan senyummu mengabadikannya, tapi aku ingin melupakanmu.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, sepertisebuah peluk yang sebentar dan satu kecup yang perlahan saja tapi aku ingin melupakanmu.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti kata rindu yang ku ucap dan kau membalasnya dengan aku juga, tapi aku ingin melupakanmu.

Aku ingin melupakanmu dengan sederhana, sesederhana air mata yang mengalir, sesederhana genggam tangan yang terlepas, tapi aku ingin mencintaimu.

Jumat, 08 November 2013

Mereka yang Kuat


Pernahkah kalian memperhatikan kedua orang tua kalian ketika mereka tertidur lelap ?
lakukanlah selagi kalian bisa melakukannya. Itu yang aku lakukan semalam.

Tepat setelah makan malam dan Isya, aku melihat kedua orangtuaku sudah tertidur lelap.
Mereka nampak lelah, dan disitulah aku menyadari, orang tuaku tak lagi sekuat yang dulu.

Mungkin tak akan ada yang mengira,mereka, bangun lebih dahulu sebelum adzan subuh terdengar,
jauh sebelum aku terbangun,
seakan-akan mereka berlomba-lomba dengan ayam, sebelum ayam mematok rejeki mereka

Untuk apa ?
untuk mencari koin lima ratusan, dan selembar uang seribuan, iya, dari situlah aku dan kakakku bisa menjadi Sarjana dan adikku saat ini bisa kuliah di Kedokteran setelah Ayahku lepas dari pekerjaannya menjadi pengacara.

Seperti itu, berlangsung hingga senja tiba, terlebih jika musim "tanam" datang, rejeki mereka datang dari benih-benih yang ditanamkan pleh petani. Kedelai, beras, dan hasil bumi lainnya saat ini tidak bisa terlalu diharapkan. Karena toko-toko modern sedikit merenggut rejeki toko-toko tradisional seperti toko mereka.

Kadang, aku merasa sangat lemah. Kedua orangtuaku yang seharusnya menikmati masa tuanya, masih mencari-cari guratan kelelahan dari keringat mereka sendiri. Sedangkan aku, hanya bisa memberikan pijatan-pijatan dari tangan kecilku jika malam datang dan pegal-pegal menggerayuti badan mereka.

Tapi, aku bersyukur,
dengan cara seperti itu, mereka menjadi sosok orang tua yang bugar untuk umuran mereka. Karena tidak jarang aku dengar, teman-teman seumuran mereka, bahkan yang jauh lebih muda, sudah tak lagi sanggup melakukan banyak kegiatan.

Tuhan, sehatkanlah dan panjangkanlah umur mereka.
Hanya itu.
Agar mereka bisa menikmati rejeki dari anak-anaknya, bukan lagi rejeki dari keringat mereka sendiri.
Agar mereka bisa menikmati masa tua mereka, sebagaimana seharusnya mereka di umur mereka,
Agar kami, anak-anak mereka, bisa memberikan apa yang bisa kami berikan, walaupun itu tidak akan membalas semuanya.

Cobalah kalian memperhatikan sejenak ketika kedua orangtua kalian tertidur, dan pikirkanlah, apa yang mereka kerjakan untuk kalian, dan apa yang kalian lakukan untuk mereka.

Kamis, 07 November 2013

Jika Suatu Hari


Jika suatu hari kita merindu dan tak bisa bertemu,
bersabarlah,
karena akan ada saatnya Tuhan mempertemukan kita dengan setumpuk rindu

Jika suatu hari kamu merasa lelah dengan apa yang telah kita capai,
ingatlah,
bagaimana kita membangun mimpi-mimpi kita dan berjuang mempertahankan apa yang telah kita bangun

Jika suatu hari kamu merasa bosan,
renungkanlah,
kamu pernah jatuh cinta kepadaku dan sangat memperjuangkanku

Jika suatu hari kamu tidak yakin akan semua yang telah kita jalani,
berdoalah,
agar Tuhan memberikan kita jalan untuk selalu saling mencintai

Jika suatu hari kamu merasa kita berjalan tanpa tujuan,
ingatlah,
kita pernah memutuskan untuk bersama, saling jatuh cinta, dan memiliki tujuan yang walaupun suatu hari akan kamu pertanyakan lagi

Jika suatu hari kamu merasa ingin mengakhiri semua ini,
renungkanlah,
semua pencapaian yang telah kita capai, kelelahan untuk mempertahankan, tapi akan ada penyesalan setelahnya ketika kamu kehilangan hubungan ini

Jika suatu hari kamu merasa tenang melihatku,
tersenyumlah,
itu serpihan-serpihan doa untuk kita menjalani semua ini,

Untukmu yang selalu tidak pernah gagal menyentuh hatiku,
jika suatu hari itu ada, percayalah, berdua denganmu adalah apa yang aku mau.
setelah kelelahan-kelelahan mempertahankan apa yang kita bangun, akan ada rindu yang selalu lebih hebat.

Teruntuk Kamu


Teruntuk kamu yang selama setahun ini mengisi hampir sepenuhnya hari-hariku.

Hai,
tahukah kamu,
aku menyayangimu dengan sederhana,
seperti pelangi yang menunggu hujan reda,
seperti embun yang menanti sayup-sayup pagi yang datang

Semesta mungkin bekerja begitu hebat setahun yang lalu,
benar kata orang, jatuh cinta itu mungkin tidak hanya karena jodoh, tapi juga memerlukan hal-hal yang absurd

Kamu mungkin tidak pernah mau peduli keajaiban semesta menyatukan kita,
Kamu, sesuatu yang biasa-biasa saja
tidak lebih, sama seperti laki-laki lain yang mencoba datang ke "rumah"
saat itu, yang berbeda, kamu membawa usaha untuk selalu ada untukku,
itu yang membuat aku berdecak heran,

Iya, setahun lalu,
masih sangat lekat diingatanku.
Tapi itu setahun lalu, ketika hasrat mencintaimu luar biasa.

Tuhan saat itu tidak membuat kita seimbang,
sama seperti saat ini, aku merasa semua berbalik

Aku tetap sama seperti saat kamu datang,
menyayangimu dengan sederhana

Kamu satu-satunya orang yang mampu berkata tidak untuk apa yang aku inginkan, kamu satu-satunya orang yang bisa membawaku ke dunia yang baru, kamu satu-satunya orang yang membuatku mimpiku satu persatu menjadi nyata, kamu satu-satunya orang yang membuatku selalu ingin bertemu untuk menceritakan segala apapun yang terjadi, rencana-rencana hebat, atau mimpi-mimpi yang mungkin mustahil untuk menjadi nyata

Teruntuk kamu laki-laki yang aku percayakan masa depanku di kamu,
tetaplah seperti kamu yang aku kenal setahun lalu, sampai nanti kita menghabiskan masa-masa sulit, aku ingin engkau tetap begitu,
sama seperti aku, yang akan selalu seperti ini,
menyayangimu dengan sederhana


Selasa, 22 Oktober 2013

Kamu tahu itu cinta, ketika . .


Kamu tahu itu cinta,
ketika mengingatnya saja bisa membuatmu tersenyum lebar

Kamu tahu itu cinta,
ketika mendengar namanya disebut, matamu berpendar bulat

Kamu tahu itu cinta,
ketika kamu yang benci menunggu, rela berjam-jam menunggu hanya untuk sekedar mendengar kabarnya

Kamu tahu itu cinta,
ketika kamu merasa ada yang hilang ketika dia tidak ada di sampingmu

Kamu tahu itu cinta,
ketika kamu selalu punya sejuta cerita untuk kamu bagi dengannya

Kamu tahu itu cinta,
ketika kamu yang pemarah menjadi orang yang sabar saat tahu dia melakukan kesalahan

Kamu tahu itu cinta,
ketika sneakermu mulai berubah menjadi sepatu-sepatu nan cantik

Kamu tahu itu cinta,
ketika sudah berulangkali pergi dengannya tetapi jantung tetap dagdigdug saat akan pergi dengannya

Kamu tahu itu cinta,
ketika kamu mulai malu-malu meminta Ibumu mengajarkanmu memasak dan diam-diam memasakkan dia makanan

Kamu tahu itu cinta,
ketika mukamu yang polos mulai kamu poles sedikit walau hanya dengan lipstik tak berwarna

Kamu tahu itu cinta,
ketika kamu menggelayut manja di lengannya saat jalan berdua

Kamu tahu itu cinta,
ketika kamu menghilangkan egomu agar dia tidak pergi

Kamu tahu itu cinta,
ketika kamu mengalah dan tidak pernah merasa kalah

Kamu tahu itu cinta,
ketika kamu membawanya dengan bangga di hadapan teman-temanmu, bahkan kedua orang tuamu

Kamu tahu itu cinta,
ketika kamu merasa sangat takut kehilangan

iya,
Kamu tahu itu cinta,
ketika kamu merasa sangat mencintai dia.

Kamis, 26 September 2013

I Won't Give Up - Jason Mraz


When I look into your eyes
It’s like watching the night sky
Or a beautiful sunrise
Well there’s so much they hold
And just like them old stars
I see that you’ve come so far
To be right where you are
How old is your soul?

I won’t give up on us

Even if the skies get rough
I’m giving you all my love
I’m still looking up

And when you’re needing your space
To do some navigating
I’ll be here patiently waiting
To see what you find

‘Cause even the stars they burn
Some even fall to the earth
We’ve got a lot to learn
God knows we’re worth it

No, I won’t give up


I don’t wanna be someone who walks away so easily
I’m here to stay and make the difference that I can make
Our differences they do a lot to teach us how to use the tools and gifts
We got yeah we got a lot at stake
And in the end,
You’re still my friend at least we didn’t tend
For us to work we didn’t break, we didn’t burn
We had to learn, how to bend without the world caving in
I had to learn what I got, and what I’m not
And who I am

I won’t give up on us

Even if the skies get rough
I’m giving you all my love
I’m still looking up
I’m still looking up

I won’t give up on us

God knows I’m tough, he knows
We got a lot to learn
God knows we’re worth it

I won’t give up on us

Even if the skies get rough
I’m giving you all my love
I’m still looking up…

Selasa, 24 September 2013

Aku Hanyalah Sepasang Sepatu Butut

aku berada dalam tumpukan sepatu-sepatu bekas mewah
tidak cukup kumal
hanya saja , ada beberapa bagian yang sudah terjahit
walaupun tidak sempurna lagi , tapi aku yakin aku masih baik-baik saja

sembari menunggu bertemu calon pemilikku
aku memantaskan diri sepantas-pantasnya
jahitan-jahitan aku coba susun sehingga terlihat lebih indah
"agar terlihat belel", pikirku
karena saat ini, manusia terkadang suka sesuatu yang terlihat tercabik-cabik
jeans belel misalnya

satu bulan , dua bulan , tiga bulan , hingga berbulan-bulan aku menunggu
tapi belum ada yang melirikku
mungkin aku harus lebih memantaskan diri

hingga akhirnya , aku menemukan seseorang yang sangat sederhana
dia mengusap bagian-bagian tubuhku dengan sangat lembut ,
membersihkan debu-debu yang menempel karena sudah berbulan-bulan aku di tempat ini
yang sangat aku tunggu-tunggu akhirnya tiba juga ,
ia mencoba memasuki tubuhku ,
dan kakinya pas ! dia terlihat tampan dengan sneaker itu . iya , denganku .

aku seperti menemuka duniaku yang baru ,
tidak lagi etalase kaca toko yang seakan menghimpit duniaku
dan dia tidak seperti majikanku yang dulu , ketika ada sepatu sport keluaran terbaru yang memaksanya menjualku untuk menukarkannya dengan sepatu sport idamannya .

laki-laki ini terus bersamaku ,
aku melihat dunianya ,
dia sosok yang sempurna .
aku sangat bangga , dia mengenakanku dalam keadaan apapun .

ya , tapi , seharusnya aku tau
senyaman-nyamannya majikanku mengenakan aku , pasti suatu saat aku akan tergantikan
mungkin tubuhku yang tidak kuat lagi menahan tubuhnya ,
mengikuti kemana saja dia pergi ,
atau ketika badanku tercecel karena majikanku terjatuh dan tanpa sengaja menjadikanku korban

aku tahu , suatu saat aku akan berada dalam posisi itu ,
tapi satu inginku ,
aku hanya ingin dia tahu , betapa aku sangat menghormatinya .
aku telah rela menjadikan tubuh ini hancur untuk dibawa kemanapun dia pergi ,

jangan pasang aku di etalase toko ,
simpan aku dalam kotak di kamarmu .
agar kamu selalu mengingatku ,
aku yang hanyalah sepasang sepatu butut , telah menemanimu di sebagian hidupmu .

Sabtu, 15 Juni 2013

Time Flies So Fast


Aku pikir, waktu layaknya gerimis yang berubah menjadi hujan
awalnya gemericik tapi dengan cepat menjadi kerumunan air lebat

Atau, waktu itu seperti senja yang berganti malam
belum usai menikmati langit yang mengubah warnanya saat matahari tenggelam,
sudah tergantikan dengan bulan yang indah di gelapnya langit

waktu berjalan begitu cepat, iya, aku rasa.

aku tidak ingin menua,
aku masih ingin berlarian,
menyusuri jalan setapak
atau meninggalkan kenangan di sepanjang jalan

masih ingin menikmati es krim, berteriak lantang di pantai
atau memeluk erat boneka di saat aku mulai bermimpi

aku menikmatinya,
ya, seperti aku menikmati hujan
dan seperti aku menikmati senja

Rabu, 08 Mei 2013

"You know my name, not my story"


"You Know My Name, Not My Story"

quotes yang simpel sebenernya, tapi kalau bisa ambil maknanya, pasti tahu banget apa yang sebenernya ada di balik kalimat itu
iya, lucu sih kedengarannya
pasti banyak dijumpai hal-hal seperti itu.

Lucu ya,
banyak orang yang mengaku mengenal siapa kita,
bahkan bilang kalau dia sahabat kita, teman dekat kita, atau dekat dengan kita

tapi justru orang-orang yang seperti itu, yang tidak mengenal dengan benar, karakteristik atau sifat kita
justru kadang, orang yang terlihat sombong adalah sebenar-benarnya orang yang peduli dengan kita
bukan cuma topeng "ramah" di depan tapi menikam di belakang.

setidaknya, itu yang aku tahu
begitu banyak mereka yang menyimpulkan dari "kata orang....." tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi
ya, melakukan pembenaran atas apa yang mereka dengar,
bukan mencari kebenaran atas apa yang terjadi

mereka hanya mengenal siapa kita dari orang-orang
mereka hanya sekedar tahu siapa nama kita
mereka hanya menerima perkataan orang-orang tentang kita

bukan mencoba mencari tahu siapa kita
mengerti cerita kita
atau memahami proses kita

masih adakah orang-orang seperti itu ?

makin banyak.

justru, yang seharusnya dipertanyakan, masih adakah mereka yang percaya kebenaran ?

"Seorang teman itu akan memaksa kita untuk menceritakan masalah kita"
itu besar kemungkinan, ia akan membumbuinya dan menjadikan masalah kita menjadi bahan publik
iya, kalau sifatnya real .
kalau misal lebih banyak bumbunya ? :)

"Seorang sahabat akan menunggu kita bercerita, tanpa meminta atau memaksa kita untuk bercerita"
karena sahabat percaya, kita mampu melewati masalah kita
dan karena sahabat percaya, kita akan bercerita jika memang kita sudah merasa siap untuk menceritakannya

dunia ini memang kejam
berhati-hatilah pada mereka yang bermuka dua

setidaknya, kalau belum mengenal siapa kita,
cobalah memahami dengan baik, 
bukan hanya sekedar menerima apa yang didengar
tapi menyaringnya.

atau justru menjadi sesuatu yang lebih baik jika belum mengenal dengan baik siapa kita,
bertemanlah, bersahabatlah,

mungkin itu sesuatu yang sederhana
tapi dalam hati siapa yang tahu,
sesuatu yang kecil bisa sangat berarti untu orang lain
jika hal baik mungkin sangat membahagiakan, 
namun, jika hal buruk, siapa yang akan tahu itu akan menghancurkannya.

jadilah dewasa :))