Kamis, 28 Februari 2019

Semestinya



Tidak semua yang ada di dunia ini selalu berjalan seperti semestinya.

Ia yang selalu tepat waktu, kadang terlambat karena menemukan halangan di tengah jalan.
Ia yang berjalan cepat, kadang menyempitkan langkahnya karena tanah yang ia lewati berlumpur.
Ia yang selalu di depan, kadang melambat karena harus bersisian dengan lainnya.
Ia yang penuh ambisi, kadang harus melemahkan ego agar tetap berdiri.
Ia yang tidak pernah lelah, kadang duduk tersungkur, berkeringat, lelah.
Ia yang menebarkan tawa, kadang ingin menyendiri karena butuh ruang untuk mengusap air mata.

Tidak ada yang salah dengan kadang menjadi tidak semestinya.
Selagi ia tidak mematikan waktu dan berhenti.

Berdamai dengan diri sendiri.
Tetap berjalan biar melambat.
Tetap tegak biar tersungkur.
Bersisian dengan “kata mereka” yang mencaci dan menumbangkan.
Setidaknya ada cahaya yang tidak pernah padam dan akan terus ada di sisi.

Tidak mengapa.
Ia akan menemukan perjalanannya sendiri.
Bukan lagi tentang ia akan menjadi “semestinya kata mereka.”
Ia akan semestinya, seperti semestinya Ia.

"Menuju Rumah"



Mengawali Tahun 2019 dengan bertemu seseorang yang membuat salah satu mimpi kecilku terwujud.

Sore itu, 18 Januari 2019, berteman deretan buku di salah satu sudut Balai Bahasa Yogyakarta, seseorang membawa tumpukan buku bersampul plastik.
Kukembangkan senyum dan menjabat erat tangannya.
Berulang kali senyumku melebar dan berulang kali itu pula aku mengucapkan terima kasih.

Iya.
Akhirnya.
“Menuju Rumah” dibukukan.
Kumpulan dari kata-kata yang entah.
Kumpulan dari perasaan yang berkecamuk.
Menjadi sebuah perjalanan dalam satu buku itu.

Perjalanan panjangku menujumu.
Melewati pintu yang berdecit.
Meneduhkan dari matahari yang menyengat.
Dan kutemukan yang tidak pernah lekang oleh waktu.
Karena engkaulah rumah, tempat aku akan selalu pulang.

19.01.19
Selamat menikmati perjalanan “Menuju Rumah” , sebuah Antologi Puisi karya Arum Putri Yurista.
Dan beribu terima kasih untuk mereka yang mengapresiasi, membaca dan menikmati perjalanan “Menuju Rumah.”
Mari sama-sama suka hujan.