Rabu, 21 September 2016

Langit Tidak Perlu Menjelaskan bahwa Dirinya Tinggi


Langit tidak perlu menjelaskan bahwa dirinya tinggi.

Matahari tidak perlu membuktikan bahwa dirinya panas.

Bintang tidak perlu mengatakan bahwa dirinya berpendar.

Laut tidak perlu menyatakan bahwa dirinya dalam.

Dan kamu

Tidak perlu menjelaskan pada siapapun tentang dirimu.

Seperti halnya langit yang tidak perlu menjelaskan bahwa dirinya tinggi.

Seperti halnya matahari yang tidak perlu membuktikan bahwa dirinya panas.

Seperti halnya bintang yang tidak perlu mengatakan bahwa dirinya berpendar.

Seperti halnya laut yang tidak perlu menyatakan bahwa dirinya dalam.

Dan kamu

Jika kamu memang tinggi layaknya langit, kamu akan tetap tinggi.

Jika kamu memang panas layaknya matahari, kamu akan tetap panas.

Jika kamu memang berpendar layaknya bintang, kamu akan tetap berpendar.

Jika kamu memang dalam layaknya laut, kamu akan tetap dalam.


Kamis, 01 September 2016

Jangan Ganggu Rencana Tuhan


Pernahkah,
Di suatu hari, kamu menyiapkan rencana indah.
Dipikirnya masak-masak, semua dipersiapkan dengan sempurna,
Detail, dan dengan memikirkan baik pun buruknya.

Hingga datang satu sahabatmu.
Ia tahu sedemikian rupa rencanamu.
Ia berpikir bahwa rencanamu bukan rencana yang baik untukmu.
Dia datang dengan banyak sugesti negatif untukmu.
Karena ia takut kamu gagal,
Ia tak mau kamu terluka.

Dan ,
Pada akhirnya ,
Kamu menurutinya .
Kamu takut gagal ,
Padahal rencanamu sudah tertata dengan baik.
Dan, sekarang, tinggal angan-angan belaka saja,
Tanpa kamu tahu, seandainya rencanamu terlaksana, apakah kamu bahagia,
atau memang kamu seperti apa yang kamu takutkan , gagal .

Mungkin seperti itu.
Jika suatu hari,
Kamu gelisah.
Karena maumu, tidak dikabul-kabulkan Tuhan.

Tuhan menyusun rencana untukmu dengan sangat indah.
Di pertengahan,
Kamu takut ,
Dan kamu,
Dengan pikiran-pikiran negatifmu,
Dengan ketakutan-ketakutanmu,
Mengambil alih rencana Tuhan.
Dan membuat skenariomu sendiri.
Yang tanpa kamu tahu,
Justru rencana Tuhan jauh lebih indah dari rencanamu,
Hanya saja kamu tidak sabar,
Menunggu.

Tuhanpun butuh waktu.
Untuk membuatmu belajar apa arti menunggu,
Untuk melihat seberapa kuat doamu,
Untuk memperhitungkan seberapa keras usahamu.

Kamu tidak suka rencanamu terganggu , bukan ?
Jangan ganggu rencana Tuhan,
Dengan pikiran negatifmu.
Dengan hati yang gelisah.
Dengan kesusahan yang kamu anggap bahwa kamu objek yang paling menderita.

Ganggu Ia.
Dengan doa-doa terindahmu.
Dengan usaha kerasmu.
Dengan pikiran positifmu.
Dengan kesabaranmu untuk menunggu.


Karena yang terbaik selalu membutuhkan waktu.