Sabtu, 25 Desember 2010

Kisah Tulang Rusuk Yang Hilang



Cerita ini cukup mengugah hati saya..semoga kisah ini membuat perubahan akan perasaan pada orang2 yang kita kasihi….terima kasih untuk penulis cerita ini.

Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.

Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati.”

Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain.

Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas.

Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, “Kamu nggak cinta lagi sama aku!”

Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak, “Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!”

Tiba-tiba Dara menjadi terdiam , berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar. Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. “Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing. ”Lima tahun berlalu…..

Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya.

Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara. Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.

Raka : Apa kabar?
Dara : Baik… ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan ada yang berubah.
Dara tersenyum manis, lalu berlalu. “Good bye….”

Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, mati. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

“Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal” 


Senin, 06 Desember 2010

When You Love Someone ;')

 
 
I love you but it's not so easy to make you here with me
I wanna touch and hold you forever
But you're still in my dream
And I can't stand to wait ‘till nite is coming to my life
But I still have a time to break a silence
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don't ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true...

I used to hide and watch you from a distance and i knew you realized
I was looking for a time to get closer at least to say... “hello”
And I can't stand to wait your love is coming to my life
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don't ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true...

And I never thought that I'm so strong
I stuck on you and wait so long
But when love comes it can't be wrong
Don't ever give up just try and try to get what you want
Cause love will find the way....
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don't ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true...

Sabtu, 13 November 2010

Ayat tentang HUJAN ;)

 
" Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman."(QS. 6:99)

Sabtu, 23 Oktober 2010

aku , kamu , dan HUJAN



mav , aku menuLis Lagi tentang kita ,
bukannya aku mengumbar , tapi aku hanya ingin bercerita , tentang kita , tentang HUJAN yang seLaLu ada bersama kita .

aku awaLi sebuah pertemuan kita daLam HUJAN ,
aku suka HUJAN sore itu ,
hanya gerimis , dan aku menemukanmu daLam HUJAN ,

tak pernah terLintas daLam pikirku ,
namun ternyata , cerita kita berawaL , berLangsung , dan berakhir daLam HUJAN ,

aku tak pernah menyesaL memberikan sebagian cerita ini untukmu ,
kau , meLindungiku daLam HUJAN ,
dan karena ituLah , HUJANku membawakan kebahagiaan ,

namun ,, tak kuasa ,,
HUJAN menyambut kepedihanku ,
tapii , setelah kutenggelamkan tangisanku dalam HUJAN, pagiku disambut mentari ,

aku takkan pernah membiarkanmu melepas cerita kita ,
aku takkan sanggup ,
karena kau telah menyatu dengan HUJAN , jiwaku itu ,

jika suatu saat HUJAN membasahi keningmu ,
ingatLah aku yang pernah memberikan kecupan di keningmu ,
jika suatu saat HUJAN membuatmu tubuhmu menggigiL ,
ingatLah aku yang pernah menghangatkanmu dengan peLukan ,
dan jika HUJAN menemani sepanjang perjaLananmu ,
ingatLah aku yang pernah menemanimu daLam perjalananmu itu ,

takkan lagi aku menangis ,
air mataku , kutitipkan pada HUJAN malam itu ;)

Kamis, 21 Oktober 2010

HUJAN ;)



ALLah, DIA-lah yang mengirim angin, LaLu angin itu menggerakkan awan dan ALLah membentangkannya di Langit menurut yang dikehendaki-Nya, 

dan menjadikannya bergumpaL-gumpaL LalU kamu Lihat HUJAN keLuar dari ceLah-ceLahnya, maka apabiLa HUJAN itu turun mengenai hamba-hamba-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira 
( QS. AR RUM 48 )

SubhanaLLah ,,

satu ayat ini bener2 bikin kagum ,
tHx wad someOne yang dah kasi inspirasi k ruum tentang satu ayat ini ,,

Yupp ,, rum emank si pencinta HUJAN ,
entah mengapa semua perasaan bisa diwakiLkan oLeh HUJAN ,

saat sedih, rum gag perLu menangis untuk meLuapkannya, rum cm butuh HUJAN, yg mewakiLkan air mata rum ,

saat baHagia, rum juga perLu HUJAN, wad mewakiLkan air mata kabahagiaan rum itu ,,

dan saat HUJAN ituLah, rum bisa jadi diri sendiri & gag pernah merasa sendiri ,

Ayat ini bener2 jadi inspirasi wad rum ,

cuz, karena Allah memang menurunkan HUJAN untuk membuat hamba-hambaNya bahagia ,,,
 
" If u want d'rainbow, you gotta up THE RAIN "

kemanakah diriku yang dahulu ?

aku sedang berada dalam duniaku yang baru ,
di mana aku tak mengenal diriku sendiri

hatiku , pikiranku , entah apa yang sedang berkecamuk dalam diri ini

aku seperti tak tahu di mana jiwaku yg dulu ,
yang berlari riang di tepian ombak pantai ,
menangis dan tersenyum dalam deraian hujan

apakah aku bodoh ,
meninggalkan apa yang menjadi jiwaku
hingga kini , aku kehilangan arah
dan entah akan aku kemanakan pikiran ini

aku sungguh tak mengerti
berjalan dalam gelap ,
beradu mata dengan awan ,
menikmati senjaku yg hilang .
itu duniaku
tapi , di manakah duniaku saat ini ?

ingin rasanya memutar waktu
mengembalikan senyuman senjaku ,
menertawakan katak yang bersuka ria dalam hujan ,

apakah aku bisa ,
mengembalikan duniaku itu ?
pantai , hujan , awan , aku ingin .